Jas laboratorium adalah pakaian khusus yang biasanya dikenakan oleh para pekerja laboratorium untuk melindungi tubuh mereka dari bahan kimia, bakteri, atau bahan berbahaya lainnya yang mungkin mereka hadapi saat bekerja di laboratorium. Jas laboratorium biasanya terbuat dari bahan yang tahan air dan tahan kimia, seperti polietilena atau bahan sintetis lainnya.
Tujuan utama dari jas laboratorium adalah untuk memberikan perlindungan kepada pekerja laboratorium terhadap kontaminasi dan potensi bahaya yang mungkin ada di tempat kerja mereka. Jas laboratorium sering kali dilengkapi dengan fitur-fitur tambahan seperti kancing atau resleting di bagian depan untuk memudahkan penggunaan, serta lengan yang longgar untuk memberikan ruang gerak yang cukup bagi pengguna.
Selain itu, jas laboratorium juga sering dilengkapi dengan kerah tinggi dan manset elastis di pergelangan tangan untuk mencegah masuknya bahan berbahaya ke dalam jas. Beberapa jas laboratorium juga dilengkapi dengan hoods atau penutup kepala untuk melindungi bagian atas tubuh dan kepala pekerja.
Pemilihan jas laboratorium yang tepat sangat penting untuk memastikan keselamatan dan kesehatan para pekerja laboratorium. Jas laboratorium harus sesuai dengan standar keselamatan yang berlaku dan disesuaikan dengan jenis bahaya yang mungkin dihadapi di laboratorium tersebut. Selain itu, jas laboratorium juga harus dirawat dengan baik dan secara berkala diperiksa untuk memastikan keamanannya.