Kaos?  Tentu merupakan salah satu pilihan kamu dalam berbusana. Tapi apakah kamu tahu jenis bahan apa yang dipakai sebagai bahan. Atau malah kamu tidak terlalu ambil pusing dengan pemilihan bahan kaos yang dipakai, yang penting warna, model, gambarnya keren sudah cukup atau yang penting nyaman dan cocok di badan.

        Gambaran di atas bisa jadi benar atau salah, karena jenis bahan kaos bisa mempengaruhi kenyamanan saat mengenakan. Penggunaan jenis bahan kaos juga berkaitan dengan fungsi atau musim saat menggunakannnya. Misalnya saat musim panas, musim dingin, kaos casual, kaos olahraga, tentu memiliki bahan dan ketebalan yang berbeda, sehingga akan mempengaruhi kenyamanan dalam penggunaannya.

 

Sebelum kamu membeli atau mau memproduksi kaos, alangkah baiknya mengetahui jenis bahannya, sehingga bisa lebih nyaman dalam pemakaian dan sesuai dengan fungsinya. Dari berbagai jenis bahan kaos yang beredar, berikut diantaranya:

Cotton Combed (Katun Combed)


        Terbuat dari serat kapas, serat tersebut pun memiliki karakteristik benang yang lebih halus dibandingkan bahan lainnya, tidak berbulu, lebih rata dan hasil rajutannya pun lebih bagus. Cotton Combed pun memiliki beberapa jenis lagi dan diklasifikasikan berdasarkan ketebalannya, ada 20s, 24s, 30s dan 40s. Semakin besar angka dari jenis kainnya maka akan semakin tipis bahannya, dan harganya juga semakin mahal.

Cotton Carded (Katun Carded)


        Bahan ini hampir memiliki kesamaan dengan cotton combed, namun bedanya pada serat benang yang tidak terlalu halus dan kurang rata. Jenis ini juga memiliki beberapa jenis seperti 20s, 30s dan yang lainnya. Biasanya cotton carded sering digunakan untuk kaos dengan target pasar kelas menengah, hal tersebut karena harga dari bahan ini lebih murah dibandingkan cotton combed. Meskipun bahannya cukup murah, kaos ini masih nyaman untuk digunakan karena terbuat dari serat kapas alam sehingga terasa sejuk dan tidak panas karena mampu menyerap keringat. 

Cotton Bamboo (Katun Bambu)


        Bahan ini memiliki tekstur yang halus dan lembut. Permukaan dan hasil rajutannya pun lebih rata. Bahan ini juga memiliki daya tahan yang baik terhadap penyusutan sehingga bahan ini sangat cocok untuk kaos.

Viscose


        Biasa juga disebut rayon, merupakan sebuah bahan serat sintesa celulosa organic (buatan manusia). Untuk tekstur, bahan ini hampir sama dengan tekstur kapas. Bahan kain yang satu ini juga memiliki kesan mewah, harganya juga cukup mahal sehingga jarang tersedia di pasaran. Viscose pada umumnya digunakan agar bisa menambah kenyamanan pada serat sintesis dan menambah kecerahan warna. Kelebihannya serat dari bahan ini tahan akan kelembaban yang cukup tinggi dan memiliki warna cemerlang serta lebih lembut dibandingkan kapas.

Cotton Viscose (CVC)


        Merupakan kain bahan campuran antara 55% Cotton combed dan 45% Viscose. Bagi  yang sangat mengutamakan kenyamanan bahan ini sangat cocok, dikarenakan bahan ini memiliki susut pola (shrinkage) yang lebih kecil dibandingkan bahan cotton. Hal yang paling utama dari bahan ini adalah mampu menyerap keringat lebih baik sehingga merasa lebih nyaman dalam menggunakannya.

Polyester (PE)


        Terbuat dari serat sintetis dari hasil minyak bumi yang dibuat bbahan berupa serat fiber poly juga untuk produk plastik berupa biji plastik. Kaos berbahan PE sendiri tidak dapat menyerap keringat cukup baik dan akan panas bila dikenakan karena bahan dasarnya terbuat dari butiran plastik.

Hyget (Spandek)


        Jenis ini memiliki sifat yang cukup elastis namun lebih berat jika dibandingkan dengan spandek biasa. Terbuat dari plastik, namun lebih tipis dan cukup sulit juga untuk menyerap keringat. Biasanya kaos jenis ini memiliki harga yang cukup murah sehingga biasa  dibuat untuk produksi kaos kampanye. Kualitas di atasnya adalah Super Hyget yang biasa untuk pembuatan jersey.

Teteron Cotton (TC)


        TC merupakan kain dari kombinasi antara serat alam dan serat buatan, yang diciptakan dari teknologi agar kedua serat tersebut bisa menyatu. Jenis seratnya terdiri dari 35% cotton combed dan 65% polyester. Hampir sama dengan PE, sehingga saat digunakan terasa cukup panas dan tidak terlalu mampu nyerap keringat. Namun kelebihannya tidak mudah kusut dan tidak mudah melar walaupun sudah cukup lama anda gunakan.

        Itulah diatas jenis-jenis bahan kain yang biasa digunakan untuk pembuatan kaos, tentunya bahan kaos jumlahnya memang tidak sedikit. Harga dari setiap bahan pun pastinya berbeda-beda, dan kamu  bisa memiliki mana yang cocok sesuai kebutuhan dan budget. Kamu pengen produksi kaos untuk pribadi atau mau dijual kembali? Konsultasikan saja pada HANA KONVEKSI